
Dilansir Reuters, Senin (26/8), Dinas Investasi Luar Negeri Belanda menyatakan sebanyak 325 perusahaan khawatir akan kehilangan pasar di wilayah Eropa, jika Brexit benar-benar terjadi. Alhasil mereka memutuskan untuk pindah.
Berbagai perusahaan yang pindah ada di bidang keuangan, teknologi informasi, media, periklanan, serta sains dan kesehatan.
Belanda bersaing dengan Jerman, Perancis, Belgia, dan Irlandia untuk menarik berbagai gerakan terkait Brexit.
Johnson sudah memperingatkan parlemen dia akan tetap maju dengan rencana Brexit tanpa kesepakatan, meski ditentang oleh oposisi dari Partai Buruh. Untuk menghalangi rencana itu, pemimpin oposisi Jeremy Corbyn bersumpah untuk menjatuhkan pemerintah Johnson pada awal September demi menunda Brexit.
Penentang yang tidak setuju mengatakan itu akan menjadi bencana bagi Inggris, negara demokrasi yang sempat mendapat julukan paling stabil di Barat.
Keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa kesepakatan, kata mereka, akan melukai pertumbuhan global sekaligus melemahkan klaim London sebagai pusat keuangan terkemuka di dunia. (fls/ayp)
from CNN Indonesia https://ift.tt/2NxnexL
via IFTTT
No comments:
Post a Comment