
Otoritas Tokyo mengatakan kepada AFP bahwa pria berusia 70-an tahun tersebut awalnya menyalakan api di dalam kendaraannya yang diparkir di luar gedung kedubes.
Dalam proses penyelidikan lebih lanjut, otoritas menemukan 20 tabung gas di dalam mobil pria tersebut.
Media lokal melaporkan bahwa ayah pria tersebut merupakan korban kerja paksa Jepang pada masa perang dunia.
Ketegangan bermula ketika beberapa pengadilan Korsel memerintahkan perusahaan Jepang yang menggunakan buruh pekerja paksa pada puluhan tahun lalu untuk memberikan kompensasi ke korban.
Tak lama setelahnya, Jepang melarang ekspor bahan baku teknologi untuk perusahaan raksasa Korsel, Samsung Elektronik.
Namun, Seoul menganggap pelarangan itu sebagai aksi balas dendam Jepang atas keputusan pengadilan Korsel terkait kompensasi kerja paksa. (has)
from CNN Indonesia https://ift.tt/30LcL5t
via IFTTT
No comments:
Post a Comment