
Seperti dilansir AFP, Selasa (23/7), Fernich tidak merespon pertanyaan pewarta untuk mengkonfirmasi pengajuan banding itu. Lazimnya durasi proses banding di pengadilan tinggi AS bakal memakan waktu hingga satu tahun.
Hakim Distrik Brooklyn, Brian Cogan, juga menjatuhkan hukuman tambahan 30 tahun penjara kepada Guzman. Dia juga memutuskan menyita seluruh kekayaan El Chapo yang diperkirakan bernilai US$12,6 miliar. Proses peradilannya digelar selama 11 bulan dengan menghadirkan sejumlah saksi yang juga orang-orang dekatnya.
Usai mendengar putusan, Guzman mengaku kecewa. Dia menuduh sidang itu sengaja digelar terbuka untuk membentuk opini masyarakat,
Hakim menyatakan Guzman terbukti bersalah menjual beragam narkoba mulai dari heroin, kokain dan ganja serta melakukan konspirasi dengan membunuh sejumlah orang sebagai pimpinan kartel Sinaloa.
Guzman selalu kabur dari kejaran aparat Meksiko dan bersembunyi di wilayah pegunungan bersama para pengawalnya yang bersenjata lengkap. Dia ditangkap pada 1993 tetapi berhasil kabur pada 2001, dengan cara bersembunyi di keranjang cucian. Dia kemudian ditangkap lagi pada 2104, tetapi berhasil kabur setelah anak buahnya menggali terowongan tepat menuju selnya.
Pelariannya berakhir pada 2016 setelah jejaknya tercium aparat Meksiko. Sebelum ditangkap El Chapo dilaporkan sempat ingin membuat film dokumenter tentang kehidupannya dan sempat diwawancara oleh aktor Hollywood, Sean Penn. Setahun kemudian dia diekstradisi ke AS hingga divonis. (ayp)
from CNN Indonesia https://ift.tt/32LesBK
via IFTTT
No comments:
Post a Comment