
Seperti dilansir Reuters, Selasa (16/7), dalam keterangannya Vale menyatakan kesepakatan itu sudah disetujui oleh sejumlah pihak. Mereka menjanjikan akan memberi ganti rugi untuk para pekerja yang kehilangan pekerjaan dan sejumlah tunjangan akibat peristiwa itu.
Korban meninggal dalam peristiwa bendungan Vale yang jebol di Brumadinho, dilaporkan mencapai 248 orang. Sedangkan 199 orang dilaporkan masih hilang.
Limbah lumpur berton-ton tumpah dan menerjang kawasan di sekitarnya. Menurut tim pencari, kemungkinan besar mereka yang hilang sudah meninggal. Namun, jasadnya tertimbun lumpur tebal yang menyulitkan evakuasi.
Peristiwa itu terjadi empat tahun selepas kejadian serupa. Saat itu sebuah bendungan tambang dekat Kota Mariana juga jebol. Alhasil, 19 orang meninggal dalam kejadian itu.
Sebagian saham tambang itu milik perusahaan Vale. Meski jumlah korban lebih kecil, tetapi kejadian itu berdampak merusak lingkungan karena racun penambangan terbawa aliran sungai hingga ratusan kilometer. (ayp)
from CNN Indonesia https://ift.tt/2Jy7xUJ
via IFTTT
No comments:
Post a Comment