
Seperti dilansir AFP, Selasa (16/7), insiden ini bermula ketika sekelompok anak berusia 14 tahun, dua anak berusia 13 tahun, dan seorang lainnya berusia 10 tahun mengambil sebuah mobil dan melakukan perjalanan dengan membawa sejumlah uang tunai pada Sabtu (13/7) pekan lalu. Mereka mengendarai sebuah mobil milik salah satu kerabat di kota Rockhampton, Negara Bagian Queensland.
Menurut laporan kepolisian Queensland, mobil yang mereka kendarai terlihat pada Minggu pagi waktu setempat di pedalaman kota Banana. Keempat anak itu pun diduga telah mencuri bensin sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke wilayah selatan.
Akhirnya, mobil tersebut berhasil ditemukan pada Minggu malam waktu setempat di dekat Grafton, di negara bagian New South Wales dengan jarak tempuh 11 jam dari Rockhampton, Queensland.
Kepolisian New South Wales melaporkan bahwa para petugas harus memaksa masuk ke dalam mobil karena anak-anak itu menolak untuk keluar.
Hingga kini masih belum jelas siapa di antara keempat anak itu yang mengemudikan mobil, tetapi Williams mengatakan bahwa mereka mungkin saling bergantian mengemudi selama perjalanan.
"Ini merupakan perjalanan yang panjang, lebih dari 1.000 kilometer dari Rockhamptoon menuju Grafton," kata Williams.
"Saya tidak bisa membayangkan satu orang mengemudi seperti itu dalam dua hari," tambahnya.
Keempat anak itu pun langsung diamankan meskipun tidak mengalami luka sedikitpun.
Williams juga melaporkan bahwa masih belum jelas apa alasan mereka melakukan perjalanan panjang tersebut. Namun, salah satu dari keempat anak itu diketahui berasal dari Grafton. (ajw/ayp)
from CNN Indonesia https://ift.tt/2lAn3px
via IFTTT
No comments:
Post a Comment