
Sedangkan untuk yang mengalami luka-luka mendapatkan santunan sebesar US$322 sampai US$1159 (sekitar Rp4,5 juta sampai Rp16,4 juta).
Seperti dilansir Channel NewsAsia, Kamis (3/10), Sekretaris Utama TIPC, Lin Chien-ming, memastikan seluruh korban cedera dan meninggal akan mendapatkan santunan.
Sedangkan perwakilan perusahaan alih daya (outsourcing) Sang Yi International Co., Ltd., Tseng Yen-pu, yang menyalurkan para nelayan WNI dan dari negara lainnya menyatakan seluruh korban tidak ditanggung asuransi.
Identitas nelayan WNI yang meninggal dalam kejadian itu adalah Wartono (29), Ersona (32) dan Mohamad Domiri (28).
Sebanyak 60 orang nelayan asal Indonesia lainnya yang beragama Islam sempat menggelar tahlilan di dekat lokasi kejadian pada Rabu (2/10) malam. (ayp/ayp)
from CNN Indonesia https://ift.tt/2oLdw0E
via IFTTT
No comments:
Post a Comment