
"Dari hasil pemantauan terakhir masih terlihat kabut asap tipis di wilayah semenanjung dan sebelah barat negara bagian Sarawak, karena ada penambahan titik api di Riau, Sumatera Selatan, dan Kalimantan," kata Direktur Jenderal MetMalaysia, Jailan Simon, seperti dilansir asiaone, Kamis (8/8).
Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) menyatakan musim kemarau akan membuat titik api bisa bertambah. Ditambah lagi embusan angin kencang dari sebelah tenggara dan selatan.
Kementerian Kesehatan Malaysia juga menerbitkan imbauan supaya penduduk mengurangi kegiatan di luar ruang. Direktur Jenderal Kesehatan Kemenkes Malaysia, dr. Noor Hisham Abdullah, menyatakan kegiatan di luar ruangan bakal memicu pernapasan bekerja lebih keras dan menyebabkan metabolisme tubuh meningkat, sehingga mudah terjangkit penyakit yang dipicu kabut asap dan cuaca panas.
"Tutup seluruh jendela dan jaga rumah supaya bersih. Jangan merokok supaya udara di rumah tidak tercemar," kata Hisham.
[Gambas:Video CNN] (ayp/ayp)
from CNN Indonesia https://ift.tt/2yLJR9q
via IFTTT
No comments:
Post a Comment